Slider[Style1]

Bagaimana Cara Cerdas Untuk Belajar Huruf Kanji?

Bahasa Jepang merupakan bahasa yang unik untuk dipelajari. Dari segi pengucapannya yang tidak serumit Bahasa Inggris, membuat banyak orang gemar mempelajari Bahasa Jepang. Dalam Bahasa Jepang dikenal 3 huruf, yakni Hiragana, Katakana, dan Kanji. Untuk menghafal huruf Kanji tidak semudah menghafal huruf Hiragana dan Katakana, karena ada ribuan kanji dalam Bahasa Jepang. Belajar Kanji perlu banyak latihan dan waktu yang lama.


Hal utama yang perlu dipahami adalah mengapa Anda harus belajar Kanji. Beberapa orang mempelajari Kanji karena mereka merasa butuh dan menyukai gaya berkomunikasi secara ekspresif dengan kolega menggunakan huruf Kanji. Anda akan melupakan Kanji jika Anda tidak menggunakannya setiap hari. Apalagi jika Anda tidak banyak menulis (beberapa orang Jepang di era ponsel, komputer, dan teks prediktif yang semakin berkembang, seringkali mengalami masalah ini).

Bagi sejumlah orang, cara belajar paling baik adalah dengan membuka diri pada lingkaran yang berbeda-beda. Karena dengan lingkup yang berbeda, akan banyak pula kosa kata yang berbeda, serta ejaan yang berbeda pula. Dengan demikian, bisa diambil kesimpulan bahwa pengalaman sangat penting dalam untuk mempelajari Kanji, tidak hanya belajar dalam beberapa hari saja. Juga perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:
  • Anak-anak sekolah dasar tidak bisa membaca koran nasional.
  • Membaca Hiragana dan Katakana diajarkan di kelas 1, bukan di Taman Kanak-kanak.
  • Orang-orang di kebanyakan negara tentu membuat kesalahan ejaan, orang Jepang juga melakukannya, terutama saat autocorrect terlibat.
  • Banyak Kanji dicetak tapi tidak ditulis tangan. Ini terlalu rumit dan orang tidak terlalu membutuhkannya - 漸 く (よ う や く) misalnya Kanji yang ada di dokumen formal, surat kabar, mungkin pesan teks, tapi orang senang menulis Hiragana.

Yang dilakukan kebanyakan orang dalam belajar Kanji adalah dengan mempelajarinya sesuai dengan guratannya. Mulai dari Kanji bergurat 1, 2, 3, dan seterusnya. Cara belajar Kanji semacam ini sangat populer, dan juga merupakan cara belajar Kanji di sekolah-sekolah Jepang. Tidak mengherankan jika untuk bisa menguasai sekitar 2.000 Kanji saja, anak-anak Jepang butuh waktu hingga 12 tahun.

Namun, apakah dalam mempelajari Kanji memang dibutuhkan waktu se-lama itu? Jika Anda ingin menguasai Kanji dalam waktu cepat, tentunya Anda harus punya cara yang cerdas. Salah satunya adalah dengan cara mengenali radikal (bu shou). Radikal adalah bagian-bagian dari Kanji yang berasal dari gambar piktograf. Radikal ini biasanya digunakan untuk mengindeks Kanji dalam kamus. Namun nyatanya, radikal juga bisa digunakan untuk menghafal Kanji.

Setiap Kanji umumnya tersusun dari 1 hingga 7 radikal. Ada kanji yang berupa satu radikal, tersusun dari dua radikal, tiga radikal, dan seterusnya. Dapat dikatakan, tidak ada satu Kanji yang tidak terdiri dari radikal. Daripada harus susah menghafal Kanji berdasarkan jumlah guratan, cara cerdas yang bisa digunakan adalah dengan menghafal berdasarkan radikal apa saja yang menyusunnya.


Menurut beberapa sumber, Kanji yang paling rumit maksimal memiliki 7 radikal saja. Adapun Kanji yang seringkali digunakan dalam penulisan sehari-hari adalah Kanji yang terdiri dari minimal satu radikal sampai dengan empat radikal. Lalu bagaimana cara efektif yang bisa dilakukan?

Langkah pertama, tentu dengan menghafal radikal. Jumlah radikal yang didaftarkan oleh Kaisar Kang Xi ada 214. Namun, menghafal setengahnya dirasa sudah cukup baik untuk bekal menghafal bentuk Kanji. Satu catatan penting adalah berlatih mengenali dan menulis radikal seperti waktu Anda belajar huruf Alfabet (A-Z). ingat-ingat nama setiap radikal, seperti radikal ‘matahari’, ‘bulan’, ‘air’, ‘api’, ‘tanah’, dan sebagainya. Jika Anda serius melatih pengenalan dan penulisan radikal, maka mengenali dan menulis Kanji akan semudah seperti Anda mengenali dan menulis huruf Latin.

Langkah kedua adalah dengan cara mencari daftar Kanji untuk dihafal. Hafal bentuk Kanji beserta maknanya. Akan lebih baik jika Anda langsung berlatih cara menulisnya. Namun, sebaiknya jangan dulu menghafal bunyinya. Kemudian, setelah cukup mahir dalam menghafal bentuk Kanji, barulah langkah selanjutnya untuk mempelajari cara baca Kanji satu per satu. Akan lebih menghemat waktu jika Anda mempelajari bunyi Kanji dari kata yang disusunnya.

Penggunaan Kanji bukan sebagai pelambang bunyi melainkan hanya pelambang makna (Ideogram). Artinya suatu huruf kanji tidak memiliki nilai bunyi yang mutlak namun memuat satu nilai makna yang relatif. Berkebalikan dengan misalnya huruf Latin yang mana satu huruf Latin memiliki satu nilai bunyi mutlak namun tidak memuat nilai makna. Nah, dalam membaca suatu tulisan Jepang, orang Jepang tidak membaca huruf per huruf, melainkan kata per kata. Jadi fokus mata meloncat dari satu unit kata ke unit kata berikutnya.

Misalnya untuk membaca kalimat 今日は学校に行きたくない, Anda jangan membacanya dengan cara parsing 今 + 日 + は + 学 + 校 + に + 行 + きたく ない (ima/kon/k + nichi/ri + ha + gaku + kou + ni + gyou/i + kitakunai). Karena Orang Jepang membacanya kata per kata, seperti ini 今日 + は + 学校 + に + 行きたくない (kyou + ha + gakkou + ni + ikitakunai). Hal ini karena dalam tulisan Jepang, huruf Kanji tidak memiliki nilai bunyi, namun jika Kanji-Kanji sudah dirangkai dalam kata, maka kata-kata tersebut sudah memiliki nilai bunyi yang tetap.

Kanji berperan hanya sebagai pemberi makna bagi kata, namun kata yang terbentuk memiliki nilai bunyinya sendiri. Nah, jika Anda ingin membaca tulisan Jepang, apalagi yang terdiri dari Kanji, Anda sebaiknya mempelajari bentuk tulis kosa kata beserta nilai bunyi kosa kata tersebut. Jangan mengkhawatirkan nilai bunyi huruf Kanji-nya.

Apa Huruf Kanji yang Paling Sulit?

Dalam fungsinya, bahasa digunakan untuk berkomunikasi oleh satu individu dengan individu lainnya. Bahasa bisa diungkapkan secara verbal maupun non verbal (atau gerakan). Ada banyak bahasa yang dituturkan oleh manusia di setiap negara asalnya. Salah satu bahasa yang populer dan sering digunakan sebagai percakapan internasional adalah Bahasa Jepang atau disebut juga Nihon Go.


Bahasa Jepang masuk dalam salah satu kategori bahasa yang sulit dipelajari. Jepang menduduki peringkat ke-3 sebagai bahasa yang bagi orang asing akan sulit untuk mempelajarinya.

Pada dasarnya, ada 3 bentuk huruf yang digunakan dalam tata bahasa Jepang, yakni bentuk Huruf Hiragana, Huruf Katakana, dan Kanji. Huruf Kanji dianggap sebagai bentuk tersulit karena memiliki ribuan huruf yang semuanya mutlak harus dihafalkan. Sementara pada bentuk Huruf Hiragana dan Katakana masing-masing hanya memiliki 46 karakter sehingga jumlahnya menjadi 92 huruf.

Menurut beberapa catatan, bahkan terdapat lebih dari 200 ribu Huruf Kanji dalam sejarah China, dan 50 ribu di Jepang. Namun orang Jepang sendiri biasanya menggunakan sekitar 2.000 hingga 4.000 Huruf Kanji. Mulanya Kanji lahir di China yang dirancang setelah melalui proses ilustrasi.

Nah, karena berdasarkan ilustrasi, semua orang menulis kanji yang sama dengan cara yang berbeda. Oleh karena itu, orang China zaman dahulu mencoba untuk menyederhanakan Kanji sehingga setiap orang bisa menulis kanji dengan cara yang sama. Ada beberapa kanji dengan penulisan sulit telah ditinggalkan, namun ada juga yang masih digunakan meskipun sudah jarang. Alasannya cukup sederhana, membutuhkan waktu yang lama untuk menulis dan juga sulit untuk dipahami.

Ada beberapa contoh Huruf Kanji yang kerap dianggap sulit oleh sebagian orang yang sedang mempelajari Bahasa Jepang, seperti misalnya 憂鬱 dan 薔薇. 憂鬱 atau ‘Yuu-utsu’ berarti ungkapan sebuah depresi atau tekanan. Kemudian 薔薇 atau ‘Bara’ yang memiliki arti bunga mawar.

Namun sebenarnya artian sulit di sini bisa didefinisikan dengan berbagai cara. Misalnya sulit untuk menulis, akan tetapi mudah untuk dibaca (mungkin dengan cara memahami arti dari konteks kalimat).

Beberapa contoh Huruf Kanji yang sulit bisa berarti bahwa Anda menulisnya dalam cara yang berbeda (mengingat Huruf Kanji diciptakan melalui ilustrasi) secara tidak sengaja, atau terdapat satu goresan yang terlewat. Hampir sama dengan bagaimana Anda memiliki kosa kata Bahasa Inggris yang lumrah untuk Anda gunakan sehari-hari dan kosa kata yang hanya Anda temukan dalam literatur, ada macam Huruf Kanji yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, kesulitan sebenarnya berasal dari diri Anda sendiri. Mungkin ada kanji yang sulit Anda tulis, tapi lebih mudah bagi orang lain untuk melakukannya. Begitu juga sebaliknya. Ini bisa berarti kurangnya paparan kanji tertentu, maka tidak memberi cukup waktu untuk menuliskannya.

Berpikir tentang kesulitan, dalam hal ini, sebenarnya bersifat subjektif, karena tergantung pada gaya belajar Anda, kemampuan Anda untuk menyerap bahasa dalam semua konteksnya, dan kemauan Anda untuk mempelajarinya. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mempermudah belajar Kanji, misalnya dengan menulis Huruf Kanji di setiap barang-barang yang ada di kamar Anda, menulis minimal 10 Huruf Kanji per hari, dan manfaatkan komputer dan smartphone karena di sana ada banyak aplikasi yang tersedia untuk membantu menghafal Huruf Kanji dengan cepat.

Kesan Orang Jepang Terhadap Warga Asing Yang Menguasai Bahasa Mereka

Mengatakan “Ya” dan “Tidak” di dalam suatu percakapan dapat memecah ideologi “Orang Jepang senang ketika bertemu pengunjung, tetapi kurang menyukai apabila mereka menetap.” Setidaknya hal tersebut dapat melalui 5 tahap.


Tahap pertama. Anda tidak bisa berbicara bahasa Jepang. Di tahap ini, Anda masih meraba-raba bagaimana cara berkomunikasi dengan mengucapkan tolong dan terima kasih pada saat di restoran. Satu-satunya orang Jepang yang Anda ajak bicara ada di industri perhotelan. Setiap usaha yang Anda lakukan akan dipuji dan Anda pun menghargainya.

Tahap kedua. Anda dapat mengatakan beberapa kalimat dasar dan orang Jepang akan menyukainya. Setelah beberapa bulan, Anda sudah dapat memesan menu sendiri di restoran. Anda mungkin mempunyai beberapa teman warga Jepang. Tetapi, untuk berkomunikasi dua arah mungkin belum lancar.

Tahap ketiga. Anda dapat melakukan percakapan dan orang Jepang akan menyukaimu. Kini, Anda sudah bisa mengobrol tentang kehidupan sehari-hari. Anda akan dipuji karena kemampuan bahasa Jepang. Ini dapat terjadi selama 1-2 tahun, tergantung usaha Anda dalam belajar/melibatkan diri di pergaulan.

Tahap keempat. Anda mendekati tahap lancar berbahasa, dan reaksi orang Jepang akan berbeda (Hal ini karena kini Anda berinteraksi dengan penduduk asli Jepang). Pekerja industri perhotelan dan wanita tua akan menghargai apa yang Anda ucapkan, seperti nama, asal, dan tentang sumpit.

Hal tersebut tampak manis awalnya, tetapi Anda akan mengetahui bahwa mereka hanya bersikap sopan, dan mungkin tidak tertarik dengan apa yang Anda katakan. Anda akan mengetahuinya ketika sedang berada di toko, acara sosial.

Anda akan lebih sering mendapat pujian “Wow, bahasa Jepang Anda sangat bagus”, kemudian Anda menyadari bahwa topik pembicaraan telah sama selama bertahun-tahun. Hal ini akan menjadi 80% bagian dari pengalaman Anda.

Teman atau rekan kerja dapat memberikan tekanan lebih. Pada dasarnya, saat Anda belajar Bahasa Jepang, diharapkan juga lebih cerdasa secara budaya. Hal ini berarti, Anda akan mulai mengalami tahap ketat di Jepang yaitu diharapkan melakukan sesuatu yang benar dan tidak layak untuk dikomentari. Apabila Anda melakukan suatu kesalahan, hal tersebut akan segera ditunjukkan.
Ketika Anda bertemu dengan orang asing di jalan, mungkin mereka akan menolak untuk mengerti apa yang Anda katakan. Ketika bahasa Jepang Anda cukup baik, Anda akan mulai cukup berani berbicara dengan orang yang tidak berinteraksi sama sekali dengan warga asing.

Seringkali mereka mencoba untuk berbicara secara sopan, tetapi dengan cara yang sederhana. Tetapi, ada juga saat di mana mereka menolak Anda secara sengaja. Mereka akan perlahan pergi meninggalkan Anda, dengan mengatakan “apa” “saya tidak berbicara Bahasa Inggris”.

Ketika Anda dapat dapat berbicara Bahasa Jepang, dan Anda sedang bertemu dengan polisi setempat, satu-satunya hal yang dapat mereka lakukan adalah meminta kartu gaijin dan mengecek nomor sepeda Anda untuk memastikan tidak ada sesuatu yang ilegal. Tetapi, ketika Anda dapat berbicara bahasa Jepang, mereka akan mulai menanyai Anda beberapa hal.

Tahap kelima. Anda sudah lancar berbahasa Jepang. Ketika memasuki tahap ini, Anda akan dihadapkan kepada peraturan ketat, dan seakan hal tersebut menghalangi apa yang akan Anda lakukan (sebagai pengunjung). Misalnya, saat mendapatkan SIM, mencari apartemen, melamar pekerjaan non-Inggris, semua seakan mencegah orang asing untuk berhasil.

Meskipun hal tersebut kecil kemungkinannya, tetapi seringkali Anda merasa sedikit terganggu ketika harus menjelaskan berulang-ulang bahwa, “iya, saya bisa menggunakan sumpit.” Tetapi, pada dasarnya orang Jepang akan menghargai apa yang Anda coba katakan kepada mereka.

Jadwal Lengkap Puasa Tahun 2017 (1438 H) di Jepang dan Salat 5 Waktu

Ramadan merupakan bulan yang ditunggu umat Muslim di seluruh dunia. Pasalnya, bulan suci ini merupakan bulan penuh berkah yang memungkinkan segala amal kebaikan diterima dan segala dosa serta keburukan akan dihapus oleh Pencipta.

Untuk umat Muslim di Indonesia, tentunya tidak sulit dalam menjalankan ibadah puasa, terutama untuk mengetahui jadwal sahur, imsak, maupun salat. Namun lain halnya di Jepang. Meski di Negara Sakura sudah cukup banyak ditemui umat Muslim, namun masih sedikit masjid yang berdiri di negara ini sehingga agak menyulitkan bagi mereka dalam beribadah puasa.

Peraturan pemerintah Jepang yang melarang adanya polusi suara (membuat kebisingan) juga tidak memungkinkan masjid di Jepang untuk mengumandangkan azan menggunakan pengeras suara. Bagi orang asli Jepang yang beragama Islam, hal tersebut mungkin tidak menjadi masalah berarti. Namun bagi pendatang yang kebetulan menetap di Jepang selama Ramadan, ketentuan ini tentunya bisa membuat bingung.


Nah, bagi Anda yang membutuhkan informasi seputar jadwal imsak dan salat lima waktu di Jepang untuk Ramadan tahun 2017 (1438 H) ini, berikut kami sajikan jadwal lengkapnya (dari wilayah Tokyo).

Hari, Tanggal
Fajar
Syuruq/Terbit
Dhuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Sabtu, 27 Mei
2.44 AM
4.28 AM
11.39 AM
3.27 PM
6.49 PM
8.26 PM
Minggu, 28 Mei
2.43 AM
4.28 AM
11.39 AM
3.27 PM
6.49 PM
8.27 PM
Senin, 29 Mei
2.43 AM
4.27 AM
11.39 AM
3.28 PM
6.50 PM
8.28 PM
Selasa, 30 Mei
2.41 AM
4.27 AM
11.39 AM
3.28 PM
6.51 PM
8.29 PM
Rabu, 31 Mei
2.41 AM
4.26 AM
11.39 AM
3.28 PM
6.51 PM
8.30 PM
Kamis, 1 Juni
2.41 AM
4.26 AM
11.39 AM
3.28 PM
6.52 PM
8.31 PM
Jumat, 2 Juni
2.40 AM
4.26 AM
11.39 AM
3.28 PM
6.52 PM
8.32 PM
Sabtu, 3 Juni
2.40 AM
4.26 AM
11.40 AM
3.28 PM
6.53 PM
8.22 PM
Minggu, 4 Juni
2.39 AM
4.25 AM
11.40 AM
3.29 PM
6.54 PM
8.33 PM
Senin, 5 Juni
2.39 AM
4.25 AM
11.40 AM
3.29 PM
6.54 PM
8.34 PM
Selasa, 6 Juni
2.38 AM
4.25 AM
11.40 AM
3.29 PM
6.55 PM
8.35 PM
Rabu, 7 Juni
2.38 AM
4.25 AM
11.40 AM
3.29 PM
6.55 PM
8.36 PM
Kamis, 8 Juni
2,38 AM
4.24 AM
11.41 AM
3.30 PM
6.56 PM
8.36 PM
Jumat, 9 Juni
2.37 AM
4.24 AM
11.41 AM
3.30 PM
6.56 PM
8.37 PM
Sabtu, 10 Juni
2.37 AM
4.24 AM
11.41 AM
3.30 PM
6.57 PM
8.38 PM
Minggu, 11 Juni
2.37 AM
4.24 AM
11.41 AM
3.30 PM
6.57 PM
8.38 PM
Senin. 12 Juni
2.37 AM
4.24 AM
11.41 AM
3.30 PM
6.58 PM
8.39 PM
Selasa, 13 Juni
2.36 AM
4.24 AM
11.42 AM
3.31 PM
6.58 PM
8.39 PM
Rabu, 14 Juni
2.36 AM
4.24 AM
11.42 AM
3.31 PM
6.59 PM
8.40 PM
Kamis, 15 Juni
2.36 AM
4.24 AM
11.42 AM
3.31 PM
6.59 PM
8.40 PM
Jumat, 16 Juni
2.36 AM
4.24 AM
11.42 AM
3.31 PM
6.59 PM
8.41 PM
Sabtu, 17 Juni
2.36 AM
4.24 AM
11.42 AM
3.31 PM
7.00 PM
8.41 PM
Minggu, 18 Juni
2.37 AM
4.24 AM
11.43 AM
3.32 PM
7.00 PM
8.40 PM
Senin, 19 Juni
2.37 AM
4.25 AM
11.43 AM
3.32 PM
7.00 PM
8.41 PM
Selasa, 20 Juni
2.37 AM
4.25 AM
11.43 AM
3.32 PM
7.00 PM
8.42 PM
Rabu, 21 Juni
2.37 AM
4.25 AM
11.43 AM
3.32 PM
7.01 PM
8.42 PM
Kamis, 22 Juni
2.37 AM
4.25 AM
11.43 AM
3.33 PM
7.01 PM
8.42 PM
Jumat, 23 Juni
2.38 AM
4.25 AM
11.44 AM
3.33 PM
7.01 PM
8.42 PM
Sabtu, 24 Juni
2.38 AM
4.25 AM
11.44 AM
3.33 PM
7.01 PM
8.42 PM