Metode Sukses Belajar Bahasa Jepang

Banyak metode ditawarkan untuk mempelajari semua bahasa, tak terkecuali bahasa Jepang. Berbagai metode dengan harga yang bervariasi berlomba-lomba menawarkan pembelajaran yang efektif, cepat, dan benar. Mulai dari hitungan jam, hari, bulan, bahkan tahun. Namun apakah mempelajari bahasa dapat dilakukan secepat itu? Ternyata dalam mempelajari bahasa, yang terbaik adalah tetap berlatih setiap hari. Tak terlalu penting metode apa yang digunakan dan diutamakan. Kesimpulannya, volume akan mengalahkan metode.
Semakin lama Anda mempelajari bahasa secara intensif maka Anda akan menjadi semakin mahir, hal ini juga berlaku untuk bahasa Jepang.

Hal-hal yang tampak sederhana seperti aktivitas membaca Koran dengan bantuan kamus Jepang juga dapat digunakan untuk meperdalam keterampilan berbahasa Jepang Anda. Meski tidak ada rumus yang paten untuk sukses mempelajari Bahasa Jepang dengan cepat, namun hal-hal berikut dapat terhitung recommended untuk dilakukan demi membentuk pola belajar yang efektif,

1. Lakukan Aktifitas menyenangkan yang juga mengasah keterampilan berbahasa. 
Tak dapat dipungkiri bahwa aktifitas hiburan yang menyenangkan seperti menonton film, membaca novel, bermain game, adalah aktivitas yang tak pernah mengenal kata jenuh. Pada tahap-tahap awal gunakanlah celah ini untuk mengasah kemampuan bahasa jepang Anda. Misalnya dengan menonton film Jepang tanpa subtitle, membaca novel Indonesia yang mengandung banyak istilah berbahasa jepang (atau novel berbahasa Jepang jika sudah cukup mahir), atau bermain permainan Jepang atau game elektronik berbahasa Jepang. Jika Anda menemui kata-kata yang tidak dipahami, Anda dapat mengandalkan kamus bahasa Jepang yang berada di samping Anda.

2. Pelajari huruf kanji, katakana, dan hiragana. 
Alphabet dalam bahasa Jepang memang sangat banyak dan mustahil untuk dipelajari dalam hitungan hari bahkan bulan, bahkan orang Jepang asli-pun masih harus belajar huruf kanji karena jumlahnya yang sangat banyak. Namun, hal ini tentunya tidak akan mengurungkan niat Anda, anggap saja Anda sedang membuat suatu kaligrafi tulisan yang Indah.

3. Mempertimbangkan untuk memiliki kamus elektronik. 
Terkadang terbersit kata yang ingin kita ucapkan secara spontan. Jika Anda selalu meletakkan kamus elektronik di saku Anda, mungkin di perjalanan pulang sekolah Anda akan menemukan suatu hal yang menarik. Anda dapat mengaplikasikannya secara cepat melalui bantuan kamus elektronik tersebut.

4. Mengikuti kelas diskusi 
Belajar tanpa praktik adalah nol besar. Itulah mengapa Anda perlu untuk sesekali mengikuti sebuah kelas diskusi atau percakapan untuk mengasah kemampuan berbahasa Anda. Bercakap-cakap dengan orang lain tentu akan berbeda dengan disaat Anda berbicara pada diri sendiri di depan cermin. Reaksi tak terduga dari orang lain akan membuat Anda diapaksa untuk bejar lebih giat lagi.

5. Jangan Pernah Berhenti Belajar 
Terkadang ketika seseorang sudah merasa mahir, Ia akan berhenti untuk mempelajari sesuatu. Hal ini mungkin tidak akan berpengaruh banyak dalam hal lain, namun dalam hal bahasa ini adalah ancaman utama. Bahasa yang tidak pernah digunakan atau diasah akan mengalami semacam penyusutan, baik dalam kosakata maupun hal lainnya.

6. Percaya dirilah dan Jangan Pernah Merasa Minder 
Meskipun Anda belum mahir, jangan pernah merasa malu untuk mengungkapkan dan mempraktikkan hasil belajar Anda di depan orang lain. Beberapa orang justru mengalami kegagalan hanya karena mereka merasa malu dan takut salah ketika mengucapkan sesuatu. Tapi, bukankah kita tidak akan dapat melakukan sesuatu hal dengan benar sebelum kita tahu letak salahnya?
Share on Google Plus

0 tanggapan: