Berbagai Panggilan untuk 'Ibu' dalam Bahasa jepang

Seoerti halnya dalam beberapa bahasa lain, panggilan Ibu dalam bahasa Jepang juga beragam. Beberapa panggilan digunakan pada situasi yang berbeda. Untuk memanggil ibu sendiri, biasanya orang Jepang menggunakan kata 'haha' (母) seperti dalam kalimat : "Haha, genki desu ka?" yang artinya “Apa baik-baik saja, Ibu?”.

Penggunaan kata 'haha' (母) dinilai cukup sopan untuk seorang anak memanggil ibunya. Selain kata 'haha' (母) ada juga kata lain yang biasa digunakan anak-anak di Jepang untuk memanggil Ibu kandung mereka, beberapa kata yang juga memiliki makna serupa adalah “kaasan” (か あ さ ん), “kaachan” (か あ ち ゃ ん), “Oka” (お か あ), “Mama” (マ マ), dan “okaasan” (お 母 さ ん).


Kata “kaasan” (か あ さ ん), “kaachan” (か あ ち ゃ ん), “Oka” (お か あ), dan “Mama” (マ マ) biasanya digunakan oleh anak muda generasi modern yang sudah terpengaruh oleh kebudayaan asing di luar Jepang. Meski dianggap bertentangan denga tradisi, tetap saja ada anak di Jepang yang memanggil Ibunya dengan sebutan “Mama” (マ マ). Kata “Mama” (マ マ) akhir-akhir ini semakin populer di Jepang, meski begitu pertimbangan unsur kesopanan masih sangat mendominasi.

Berbeda lagi dengan kata “okaasan” (お 母 さ ん) yang biasanya digunakan untuk menyebut Ibu dari orang lain. Kata ini bermakna sangat formal, sehingga lebih pas jika digunakan sebagai panggilan untuk ibu orang lain, karena jika digunakan untuk Ibu sendiri akan terasa sangat kaku.

Kata “okaasan” (お 母 さ ん) biasanya juga digunakan seorang pelajar asing untuk memanggil ibu angkatnya di rumah tinggal keluarga. Namun, akan lebih baik jika Anda bertanya lebih dahulu si “Ibu” lebih nyaman dipanggil apa. Dalam kebanyakan kasus, kata ini terdengar sangat kaku dan berjarak. Jika Ingin bermanja-manjaan atau menggoda sang Ibu, si Anak juga tak jarang menggunakan sebutan “babaa” (ば ば あ) yang berarti “wanita tua”. Sedikit terdengar tidak sopan memang, namun hal ini justru menampakkan seberapa akrabnya hubungan antara si ibu dan anak itu sendiri.

Perkembangan zaman dan era globalisasi tak lantas menggerus unsur bahasa di Jepang, ungkapan panggilan asli jepang yaitu 'haha' (母) dan “okaasan” (お 母 さ ん) masih tetap dominan digunakan. Jika Anda berposisi sebagai pelajar asing yang turut tinggal di rumah sebuah keluarga, tak ada salahnya untuk menanyakan lebih dulu panggilan yang diinginkan oleh Ibu di rumah Anda.
Share on Google Plus

0 tanggapan: