Cara Mengucapkan 'Kamus' dalam Bahasa Jepang

Mengatakan “Kamu” atau "Anda" dalam bahasa Jepang akan sedikit lebih rumit dibandingkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia kita hanya mengenal kata “kamu”, “kau”, “engkau” dan “dirimu”, sedangkan dalam bahasa Inggris hanya diucapkan sebagai “You”. Jepang memiliki kosakata yang lebih luas, tetapi juga kecenderungan yang kuat untuk menghindari menggunakannya.
Ada beberapa aturan dalam pengucapan kata “kamu” atau “Anata” 「あなた」 dalam bahasa Jepang. Aturan pertama, jangan katakana kata “Anata” 「あなた」 terlalu sering. Kata ini biasanya hanya digunakan untuk menyapa seseorang yang sama sekali tidak dikenal, juga hanya digunakan dalam sebuah penawaran iklan pada konsumen yang baru ditemui. Aturan kedua, gunakan akhiran dari sapaan yang tepat , misal nama keluarga dan sejenisnya.

Dalam aturan ini ada beberapa jenis akhiran seperti さん (san) untuk seseorang yang sudah akrab, 君 (kun) untuk seseorang yang memiliki posisi lebih rendah atau muda, ちゃん (chan) untuk digunakan pada seseorang yang akrab, 氏 (shi) biasanya digunakan untuk akhiran panggilan pada artis. Aturan yang terakhir, kata “kamu” dapat diartikan sebagai suatu panggilan untuk menunjukkan suatu hal yang ofensif untuk si lawan bicara. Misalnya 君 (kimi), biasanya digunakan oleh laki-laki terhadap orang-orang yang memiliki status social lebih rendah.
Kata ini bermakna informal dan kasar. Kata お前 (omae) juga memiliki makna yang hampir sama. Sedangkan kata あんた (anta), digunakan ketika hendak menegur seseorang dengan kasar. Kata yang paling keras maknanya dari kesemuanya adalah “kisama” 「きさま/貴様), “temee” 「てめえ/手前」, dan “onore” (己) yang bermakna menghina atau digunakan untuk menunjukkan suatu kemarahan.

Penggunaan Sopan dan normal
Kata (Romaji)
Kata (Hiragan/Kanji)
Penggunaan
anata 
Biasanya digunakan oleh istri terhadap suami.
sochira 
Penggunaan standar
omae
()
digunakan pada sahabat dan kepada anggota keluarga yang statusnya lebih rendah
Penggunaan Formal
kishi 
()
Untuk sesama rekan kerja
kigaku
()
Sesama mahasiswa di universitas
kikou
貴校 ()
Sesama siswa di sekolah
Penggunaan dalam keluarga
tousan
()
panggilan untuk seorang ayah
kaasan
さん ()
panggilan untuk ibu
neesan
()
panggilan untuk kakak
jiisan
()
panggilan untuk kakek
baasan
()
panggilan untuk nenek
ojisan 
panggilan untuk paman
obasan 
panggilan untuk bibi
Penggunaan Berdasarkan Usia
neesan 
()
Digunakan untuk wanita sekitar usia 13-30 tahun
niisan
()
Digunakan untuk seorang pria usia sekitar 13-30 tahun
jiisan 
()
Digunakan untuk pria yang berusia lebih dari 65 tahun
baasan 
()
Digunakan untuk seorang wanita yang berusia lebih dari 65 tahun
ojisan 
Digunakan untuk seorang pria yang berusia sekitar 30-65 tahun
obasan 

Digunakan untuk wanita yang berusia sekitar 30-65 tahun
kozou 
小僧 ()
Digunakan pada anak laki-laki
komusume 
()
Digunakan pada anak gadis

*fnsyc
Share on Google Plus

0 tanggapan: