Cara Mengucapkan 'Selamat Pagi' dalam Bahasa Jepang

Salam merupakan solusi terbaik untuk memulai suatu komunikasi atau percakapan dengan orang asing maupun yang sudah akrab dengan Anda. Orang Jepang saling menyapa satu sama lain dalam berbagai kesempatan dan dengan cara yang berbeda tergantung pada waktu. Beberapa salam juga diucapkan secara berbeda tergantung pada hubungan antara pengucap dan penerima salam.

Adalah kata "Ohayou” 「おはよう」" yang biasa digunakan untuk pengucapan di suasana santai pada teman sebaya atau orang yang sudah akrab. Sedangkan untuk mengucapkan “selamat pagi” biasanya orang Jepang akan mengatakan “ ohayou gozaimasu” 「おはようございます」. Berikut adalah beberapa cara mengucapakan “Selamat pagi” dalam bahasa Jepang :

1. “ohayou” 「おはよう」 berarti “Selamat pagi”. Biasanya digunakan untuk situasi non formal, misal pada teman sebaya, kerabat, atau orang yang lebih muda dan lebih rendah statusnya.
2. “ohayou gozaimasu” 「おはようございます」 dapat juga diartikan sebagai “Selamat pagi” dengan penggunaan yang lebih sopan.

Menyapa seseorang di jepang juga diatur sedemikian rupa. Jika Anda bepergian ke Jepang jangan kaget ketika melihat ada orang lain yang membungkuk dan menyapa Anda untuk menawarkan bantuan. Membungkuk (ojigi) merupakan suatu kebiasaan yang penting dilakukan di Jepang. Di Jepang, orang saling menyapa dengan membungkukkan badan, bukan berjabat tangan. Biasanya mereka akan berbincang ringan setelah melakaukan ojigi.

Ojigi pun ditentukan berdasarkan sudutnya dan pelakunya. Jika pelakunya pria, biasanya mereka akan meletakkan tangan mereka di samping tubuhnya.
Sedangkan pada wanita biasanya akan meletakkan kedua tangan mereka menyentuh bagian paha depan mereka. Sudutnyapun berpengaruh, makin tinggi sudutnya makin dianggap sopan.
Sudut 15 derajat dianggap sebagai bentuk ojigi yang paling tidak formal. Biasanya hanya dilakukan ketika seseorang sedang terburu-buru. Sedangkan ojigi dengan sudut 30 derajat merupakan bentuk ojigi yang paling umum dilakukan. Biasanya ojigi ini dilakukan untuk menyambut seseorang atau untuk berterima kasih kepada seseorang.

Ojigi yang paling sopan adalah ojigi dengan sudut 45 derajat. Ini merupakan bentuk ojigi paling formal yang digunakan untuk menandakan rasa syukur yang mendalam, penghormatan, permintaan maaf resmi, meminta bantuan, dan sebagainya.

Dalam mengucapkan salam pada seseorang jangan pernah lupakan nama belakangnya. Sebutan yang paling umum untuk akhiran penambah nama pada seseorang adalah "San", sedangkan untuk seseorang yang lebih senior dari Anda bisa dengan menambahkan kata "senpai" di belakang namanya. Bila Anda bertemu dengan junior Anda yang kebetulan adalah seorang gadis, Anda dapat menambahkan imbuhan “chan” di belakang namanya, dan “kun” jika Ia adalah seorang anak laki-laki.

*fnsyc
Share on Google Plus

0 tanggapan: