Puisi Cinta Klasik Paling Terkenal dalam Bahasa Jepang

Kali ini kita akan memebahas beberapa puisi yang terkenal di Jepang. Beberapa diantaranya adalah karya Matsuo Basho, Manyoushuu, dan Ono no Komachi. Untuk diketahui bahwa Bangsa Jepang baru mengenal sistem tulisan pada abad ke-8 Masehi. Tulisan-tulisan yang pertama kali tercipta adalah berbentuk puisi. Dahulu sebelum mengenal tulisan, Bangsa Jepang membawakan puisi secara lisan. Kumpulan puisi ini kemudian ditulis dan terbentuklah buku-buku di Jepang yang sedari awal dipenuhi oleh sajak puisi.



Pada masa kejayaannya, semua pria dan wanita Jepang menggunakan puisi sebagai alat untuk berkomunikasi, itulah mengapa tak heran seringkali kita jumpai puisi dalam isi surat jaman dahulu di Jepang. Puisi di Jepang beragam jenisnya, mulai dari Haiku, Tanka, dan Renga. Tema yang dibahas pun tak jauh dari cerita tentang kehidupan sehari-hari, cinta, dan tentang alam. Berikut beberapa puisis bertemakan cinta yang paling populer dari Jepang,

Puisi Berjudul “Manyoushuu” (sepuluh ribu daun)

Puisi ini merupakan salah satu puisi tertua di Jepang yang tidak diketahui siapa penulisnya. Berikut cuplikan syairnya,

Kanji
Romaji
Arti dalam Bahasa Indonesia
秋山    
黄葉    
   
   
山道
Akiyama no   
momiji wo Shigemi   
madoinuru   
imo wo motomemu   
Yamamichi shirazu mo

Gunung-gunung di musim gugur  
ada daun jatuh begitu banyak,   
Mencari istri (kekasih) yang hilang
Saya tidak dapat menemukan jalan.


Shigeki adalah kata sifat yang memiliki arti "berlebihan". Akhiran -mi mengungkapkan penyebab, sehingga Shigemi berarti "karena [daun yang jatuh] berlebihan . Kata "imo” ditulis dengan kanji berasal dari kata “imouto” yang memiliki arti harfiah "adik". Tetapi dalam puisi lama kata ini diartikan sebagai "wanita tercinta" atau "istri". Kata “madoinuru” berasal dari “madou” yang artinya "bingung atau tersesat".

Puisi Cinta dari Ono no Komachi

Puisi kuno dari abad ke-12 ini adalah pusis cinta yang populer di Jepang dan sempat diterjemahkan dalam versi bahasa Inggris. Berikut syairnya,

Kanji
Romaji
Arti dalam Bahasa Indonesia
   
   
   
   
Yumeji ni wa   
ashi mo yasumezu   
kayoedomo   
utsutsu ni hitome   
mishigoto wa arazu

di sepanjang mimpiku   
tanpa beristirahat kakiku   
pergi menuju dirimu   
di dunia nyata, sekilas tunggal   
berbeda


Kata “kayoedomo” adalah bentuk lain dari kata “kayou” yang berarti "bolak-balik datang dan pergi". Puisi ini menggambarkan suatu kegundahan seseorang yang selalu memimpikan orang yang dicintainya, tapi tak pernah ditemuinya dalam keadaan nyata.
Share on Google Plus

0 tanggapan: