Seijin Shiki, Tradisi Ritual Unik Remaja Jepang Menuju Kedewasaan usia 18+

Seijin Shiki (成人 式) atau yang diterjemahkan sebagai 'Coming of Age Day Ceremony' dalam bahasa Inggris ini adalah semacam upacara penyambutan kedewasaan di Jepang. Upacara ini diperingati pada hari Senin ke-2 di bulan januari, dan dijadikan sebagai hari libur nasional Jepang. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Jepang, tradisi ini dimulai sejak hampir 1200 tahun yang lalu ketika seorang pangeran mengenakan jubah terbaiknya untuk menandai perjalanannya menjadi orang dewasa.


Secara teknis, upacara ini dilakukan untuk menghormati setiap orang yang telah memasuki usia 20 tahun di Jepang, atau dianggap sudah memasuki gerbang kedewasaan. Di Jepang, orang yang telah memasuki usia 20 tahun dianggap memiliki tanggungjawab baru serta kebebasan baru, misalnya mereka diperbolehkan untuk pergi ke bar, minum minuman beralkohol, merokok, dan berjudi.

Upacara dilangsungkan terpusat di setiap kota yang tersebar di seluruh Jepang. Semua orang boleh menghadiri acara ini di tempat perwakilan masing-masing kota pada pukul 11.30 waktu Jepang. Meskipun baru dimulai menjelang tengah hari, namun para gadis biasanya bersiap-siap sejak pagi di salon atau dengan melakukan perawatan diri di rumah. Mereka mampu menghabiskan waktu berjam-jam untuk menata rambut dan mengaplikasikan make-up di wajah mereka. Tak lupa, mereka juga akan mengenakan kimono terbaik dan sandal Zōri tradisional yang telah mereka beli dengan harga yang sangat mahal. Beberapa dari mereka lebih memilih untuk menyewa kimono di tempat persewaan dengan harga mencapai 1 juta yen (sekitar Rp 108 juta). Sedangkan untuk para laki-laki biasanya mengenakan jas dan dasi, atau pakaian tradisional Jepang.

Para pria dan wanita muda mengunjungi kuil Shinto dan memanjatkan doa-doa. Mereka menghadiri upacara yang diselenggarakan oleh pejabat kota setempat dengan prosesi mendengarkan nasihat dari orang tua dan kemudian diberi hadiah. Setelah acara selesai, mereka biasanya akan pergi makan malam dengan teman-teman atau keluarga mereka masing-masing. Di Kuil Meiji Tokyo, perayaan dilanjutkan dengan ritual kuno , yaitu memanah yang biasa disebut “Momote Shiki”. Pemanah akan memakai kimono formal yang pernah dipakai oleh prajurit Samurai.

Tradisi seperti ini memiliki kemiripan dengan tradisi dari beberapa Negara lainnya. Dalam budaya Yahudi, dilakukan ritual bernama “Bar Mitzvah” untuk memperingati perubahan status seorang anak menjadi dewasa, ritual ini dillakukan oleh anak laki-laki berusia 13 tahun hingga dewasa. Aanak yang sudah dianggap dewasa dianggap bertanggung jawab secara moral dan diperbolehkan membacakan Taurat (Kitab Suci kaum Yahudi), serta ikut berpartisipasi dalam minyan (pertemuan doa). Bagi Anak perempuan yahudi, upacara serupa dinamakan “Bat Mitzvah” yang diadakan untuk anak perempuan berusia 12 tahun.
Share on Google Plus

0 tanggapan: