Macam-macam Aturan dan Cara Membaca dalam Bahasa Jepang

Dalam mempelajari bahasa Jepang, tentunya kita juga harus memahami bagaimana cara membaca dengan aturan pengucapan yang benar. Jika Anda pernah mempelajari bahasa arab, maka ada beberapa aturan yang hampir sama dengan car abaca dalam bahasa Jepang. Beberapa hal diantaranya adalah membaca dengan suara sengau (Hatsu-on), Suara Gabunga (Yoo-on), dan Suara Panjang (Choo-on).


Berikut penjelasan dari masing-masing car abaca yang digunakan dalam bahasa Jepang :

Hatsu-on (発音)
Hatsu-on (発音) adalah suara aturan untuk membaca huruf “n” dengan sengau atau sedikit mendengung.
Contoh : “sensei” (せんせい), “tenki” (てんき), dan “honyaku” (ほんやく).

Dakuon (濁音)
Dakuon (濁音) adalah jenis suara yang dibubuhi tanda (") pada aksara Kana.
Contoh : “migi” (みぎ) dan “genki” (げんき)

Handakuon (半濁音)
Handakuon (半濁音) adalah suatu jenis suara yang dibubuhi tanda (o) pada aksara Kana. Jenisnya hanya ada 5 macam yaitu suara “pa, pi, pu, pe, dan po” (ぱ ぴ ぷ ぺ ぽ).
Contoh : “kannpeki” (かんぺき) dan “pachinko” (ぱちんこ).

Yoo-on (よう音)
Yoo-oo (よう音) adalah jenis suara gabungan yang terbentuk dari pertemuan “'ki, shi, chi, ni, hi, mi, ri, gi, ji, bi dan pi” dengan “ya, yu, dan yo”.
Contoh : “kisha” (きしゃ)

Soku-on (促音)
Soku-on (促音) adalah cara membaca dengan 2 suara konsonan yang sama dan letaknya berurutan dalam sebuah kata. Konsonan yang termasuk dalam car abaca ini adalah k, p, s dan t. Cara penulisannya adalah dengan menambahkan abjad konsonan “tsu” (っ) yang ditulis lebih kecil daripada ukuran huruf biasa.
Contoh :
“gakkō” (がっこう), “suppai” (すっぱい), “zasshi” (ざっし), dan “kotchi” (こっち).

Choo-on (長音)Choo-on (長音) suatu cara membaca huruf vokal dengan suara panjang. Choo-on (長音) dibagi menjadi 3 yaitu suara panjang untuk vokal “a,i,u”;suara vokal “e”, dan suara vokal “o”.

1. Choo-on (長音) untuk vokal “a,i,u”.
Contoh : “okaasan” (おかあさん), “oishii” (おいしい), dan “futsuu” (ふつう).

2. Choo-on (長音) untuk vokal “e”
Suara panjang “e” terdiri dari 2 jenis, yaitu suara panjang yang ditulis dengan “e” (え) dan suara panjang yang ditulis dengan “i” (い) . Dalam penggunaannya, jenis “i” (い) lebih banyak digunakan.
Contoh suara panjang “e” (え) : “neesan” (ねえさん)
Contoh suara panjang “i” (い) : “meirei” (めいれい)

3. Choo-on (長音) untuk vokal “o”
Hampir sama dengan suara panjang “e”, suara panjang “o” juga terdiri dari 2 jenis, yaitu suara panjang yang ditulis dengan “u” (う) dan suara panjang yang ditulis dengan “o” (お). Untuk hal ini suara panjang “u” (う) lebih banyak digunakan.
Contoh suara panjang “u” (う) : “Tōkyō” (とうきょう)
Contoh suara panjang “o” (お) : “0okii” (おおきい)
Share on Google Plus

0 tanggapan: