Materi Pelajaran Dasar Bahasa Jepang : Partikel kalimat

Pembelajaran dasar dalam bahasa Jepang terbagi dalam beberapa kategori, diantaranya adalah pembelajaran tentang tata bahasa dasar dimana di dalamnya kita akan mempelajari tentang tatanan cara menyusun kalimat positif, kalimat negatif, dan kalimat interogatif (kalimat tanya), serta partikel-partikel yang akan digunakan di dalamnya.


Pada awal pembelajaran tata bahasa dalam Bahasa Jepang, kita diharuskan untuk mempelajari tentang partikel yang biasa digunakan, yaitu “wa”, “desu”, dan “de arimasen” atau “ja arimasen”. Berikut penjabaran dari masing-masing tata bahasa dalam bahasa Jepang,

Partikel “Wa” (Kalimat Positif)

Penulisan partikel “wa” dan “desu” pada kalimat positif adalah sebagai berikut :
__ wa __ desu
__ は __ です
Partikel “wa” dalam hiragana dituliskan sebagai ha (は), yakni berfungsi sebagai kata bantu subjek. Sedangkan partikel “desu” (です) merupakan bentuk positif yang digunakan untuk membuat sebuah kalimat menjadi terkesan lebih formal.
Contoh :
Watashi wa gakusei desu, Anata wa sensei desu.
Saya (adalah) siswa, Kamu (adalah) guru.

Partikel “De Arimasen” atau “Dewa Arimasen” atau “Ja Arimasen” (Kalimat Negatif)

Penggunaan ketiga partikel ini adalah sama fungsinya, yaitu untuk membentuk suatu kalimat negatif dengan makna "bukan" dalam bahasa Indonesia.
Penulisan partikel negatif ini adalah sebagai berikut :
__ wa __ ja arimasen
__ は __ じゃありません
Contoh :
Yoshida-san wa shachō ja arimasen
Tuan Yoshida bukan direktur

Partikel “Deshita” (Kalimat Lampau)

Penulisan partikel “deshita” digunakan ketika kita akan membuat bentuk lampau dari suatu kalimat.
Letak partikel “deshita” dalam suatu kaliamt adalah sebagai berikut :
__ wa __ deshita
__ は __ で し た
__ wa __ dewa arimasen deshita
__ は __ で は あ り ま せ ん で し た
Partikel “deshita” merupakan bentuk lampau dari “DESU” yang memiliki makna “mantan” atau “bekas".
Contoh :
Anohito wa isha deshita.
Dia mantan (dulunya) dokter.

Partikel “Ka” (Kalimat Interogatif) 

Dalam bahasa jepang, cara membuat sebuah kalimat tanya cukup mudah, yakni dengan menambahkan partikel “ka” (か) di akhir kalimat.

Contoh :

Bentuk positif --> Anata wa kaishain desu (あなた は かいしゃいん です)
Kamu adalah pegawai perusahaan.
Bentuk Interogatif --> Anata wa kaishain desu ka (あなたはかいしゃいんですか)
Apakah kamu pegawai perusahaan?

Kalimat jawaban :

Jika ya --> Hai, sō desu (はい 、そう です) --.> Ya, betul
Jika salah --> iie, sō dewa/ja arimasen (いいえ、そう では / じゃ ありません) --> Bukan, bukan begitu.
Atau --> iie, chigaimasu (いいえ、ちがいます) --> Bukan, salah.
Share on Google Plus

0 tanggapan: