Program Kursus Bahasa Jepang Online Gratis Oleh Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar

Makin meningkatnya minat masyarakat untuk mempelajari bahasa Jepang membuat beberapa konsulat Jepang di Indonesia membuka kelas kursus bahasa Jepang. Salah satu konsulat yang telah membuka kelas kursus bahasa Jepang adalah Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar, Bali. Melalui media sosial Facebook, kelas online Nihongo Starter dibuka untuk memperkenalkan materi bahasa Jepang tingkat dasar pada para pemula.
Kursus online ini dapat diikuti oleh siapapun yang berminat secara gratis tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Kursus online ini menggunakan pengantar bahasa Inggris, karena pesertanya bukan hanya berasal dari orang Indonesia saja, namun juga para turis asing yang mungkin sedang berkunjung di Bali. Untuk mengikuti kursus ini, pesertanya tidak memerlukan pengetahuan bahasa Jepang apapun, karena akan dipandu sejak materi paling dasar.

Melalui grup Facebook, (https://www.facebook.com/nihongostarter) Nihongo Starter memberikan materi pembelajaran yang bersifat umum. Para peserta akan berintraksi dengan pengajar dan peserta lain dalam kegiatan tersebut. Setiap kelas dibuka dalam bentuk satu grup online yang awalnya dipilih langsung oleh peserta dengan mengirimkan permintaan untuk menjadi anggota kelas. Di samping itu, para sensei (guru) juga berinteraksi dan berbagi pengetahuan melalui grup yang sama. Proses pembelajaran dalam kursus ini kebanyakan menggunakan media textbook yang dapat diunduh, sehingga peserta juga dapat mempelajari materi bahasa Jepang secara offline. Jika dalam proses pembelajaran peserta ingin bertanya, maka pertanyaan dapat disampaikan melalui posting di page grup facebook NihonggoStarter.

Program kursus online ini sudah berjalan sejak setahun lalu (2014), sebagai bentuk dari kerjasama The Japan Foundation yang bergerak di bidang pertukaran budaya internasional di Jepang dengan Universitas Terbuka di Jepang. Di awal pembukaannya, NihonggoStarter membuka 3 kelas.
Di Indonesia sendiri telah didirikan Kantor kedutaan besar Jepang yang berlokasi di Jakarta dengan beberapa kantor konsulat yang terletak di Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar. Bagi Anda yang membutuhkan informasi seputar lokasi kantor kedutaan besar dan konsulat Jepang, berikut infonya :

Kedutaan Besar Jepang
Jalan M. H. Thamrin 24, Jakarta 10350
Telp. 021 – 319 24308
Fax. 021 – 315 7156

Konsulat Jenderal Jepang Surabaya
Jalan Sumatera No. 93, Surabaya
Tepl. 031 – 503 0008
Fax. 031 – 503 0037

Konsulat Jenderal Jepang Denpasar
Jalan Raya Puputan 170 Renon
Telp. 0361 – 227 628
Fax. 0361 – 265 066

Konsulat Jenderal Jepang Medan
Wisma BII Lt. 5,
Jalan P. Diponegoro No. 18, Medan
Telp. 061 – 457 5193
Fax. 061 – 457 4560

Konsulat Jenderal Jepang Makassar
Jalan Jend. Sudirman No. 31, Makassar
Telp. 0411 – 871 030
Fax. 0411 – 853 946

*fnsyc

0 tanggapan:

Berbagai Panggilan Sayang untuk Pasangan dalam Bahasa Jepang

Tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, masyarakat Jepang juga memiliki beberapa nama panggilan atau sebutan sayang untuk orang yang dikasihinya. Panggilan sayang di sini mengacu pada pasangan yaitu untuk kekasih atau pasangan suami istri. Pasangan – pasangan muda di Jepang yang telah menikah biasanya cenderung memanggil pasangannya dengan nama kecil mereka sebagai panggilan sayang. Di Jepang, nama panggilan saat kecil disebut “Shita no namae” (下の名前), sedangkan panggilan khusus disebut “Aishō” (愛称). Pasangan menikah yang sudah memiliki anak biasanya akan saling memanggil dengan sebutan papa-mama atau dalam bahasa Jepang “otousan-okaasan”.


 Di jepang, ada juga beberapa istilah yang digunakan si suami untuk memanggil istrinya. Aada yang memanggil dengan sebutan “kamisan”(おカミさん), “okusan” (奥さん), “nyoubou”(女房), “kanai”(家内), “tsuma”(妻), “yome”(嫁), “uchi no hito” (家の人) dan masih banyak lagi. Panggilan yang juga berasal dari adapatasi bahasa inggris adalah “waifu” (ワイフ) yang berasal dari kata Wife dan “Hanī”(ハニー)yang berasal dari kata honey.

Seorang suami pada pasangan muda memanggil istrinya dengan sebutan “uchi no yome” (家の嫁) atau “uchi no okusan” (家 の奥さん). Namun, ketika usianya mencapai 40 tahunan biasanya si suami akan menyebut istrinya dengan sebutan “uchi no tsuma” (家の妻), “uchi no kami”(家のカミ), dan “uchi no kanai”(家の家内). Panggilan yang paling banyak digunakan untuk sebutan suami kepada istrinya adalah “yomesan”(嫁さん), yang kemudian diikuti “okusan”(奥さん), “tsuma”(妻), “kanai”(家内), dan “kami”(カミさん).

Sementara untuk panggilan istri kepada suaminya di sebutkan dengan “uchi no danna-san” (家の旦那さん). Para istri juga seringkali menyebut suaminya hanya dengan sebutan “Danna san” (旦那さん). Nama panggilan ini bermula dari jaman para geisha, dimana panggilan “danna” ditujukan untuk tuan atau kepala keluarga.

*fnsyc

0 tanggapan:

Seni dan Kebudayaan Tradisional Jepang

Kebudayaan tradisional Jepang terbentuk dari perpaduan budaya-budaya asing yang masuk ke Jepang, terutama yang berasal dari China. Tak jauh berbeda dengan Indonesia, Jepang juga memiliki keragaman seni dan budaya tradisional yang menjadi ciri khas negeri matahari terbit ini. Sebut saja kesenian mulai dari pakaian tradisional, berbagai upacara, dan beberapa jenis pertunjukan teatrikal tradisional menjadi bagian dari perkembangan sejarah dan budaya Jepang.


Kali ini, kita akan membahas satu persatu dari unsur seni dan kebudayaan tradisional Jepang. Berikut beberapa diantaranya,

Kimono

Baju tradisional Jepang ini sudah sangat dikenal di seluruh dunia. Dahulu, kimono biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari di Jepang. Namun, pakaian tradisional ini sekarang hanya digunakan pada acara-acara khusus yang bersifat seremonial di Jepang.

Chadō

Chadō atau Sadō adalah sebuah upacara minum teh yang biasa dilakukan di Jepang. Upacara ini biasanya dilakukan untuk menyambut tamu khusus yang datang ke rumah sekaligus menunjukkan kepribadian dari si tuan rumah. Di sela-sela upacara minum teh, tuan rumah biasanya akan membicarakan tentang kepercayaan, cara berpikir, dan tujuan hidup.

Ikebana

Bunga memiliki arti sangat penting dalam kebudayaan Jepang, karena dianggap sebagai tempat bersemayamnya Tuhan, sang pencipta. Ikebana merupakan salah satu wujud penghormatan terhadap sang pencipta yang dilakukan dengan merangkai bunga dan meletakkannya di altar utama.

Matsuri

Matsuri merupakan sebuah festival budaya rakyat yang umumnya berkaitan dengan festival di kuil, baik kuil Shinto (Jinja) maupun kuil Buddha (Tera). Matsuri biasanya diselenggaran pada musim panas. Dahulu Matsuri selalu dikaitkan dengan ritual sembahyang atau berdoa, namun sekarang kebanyakan orang hanya datang hanya untuk menonton saja.

Kabuki

Kabuki merupakan salah satu jenis seni teater tradisional Jepang yang menggabungkan unsur cerita dengan seni musik dan tari. Dalam penampilannya, para pemeran Kabuki mengenakan kostum berwarna-warni mencolok dengan tampilan yang terkesan mewah. Make-up tebal nan dramatis layaknya pemeran teater juga digunakan untuk menonjolkan sifat dan karakter tokoh.

Origami

Origami merupakan seni melipat kertas tradisional yang hingga kini tetap bertahan dan terus berkembang sebagai seni modern di Jepang. Seni origami juga telah dikenal akrab di berbagai negara di dunia. Meski sudah dikenal secara umum, origami khas Jepang memiliki perbedaan karena menggunakan kertas khusus yang memiliki desain dan warna-warna berbeda sehingga membuat origami tampak semakin indah. Warna-warna cerah nan mencolok membuat kesenian ini sangat digemari oleh orang-orang di seluruh dunia.

*fnsyc

0 tanggapan:

Arti kata 'Aishiteru' dan kata cinta yang lain serta Penggunaannya

Kata “aishiteru” pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata ini bahkan pernah digunakan sebagai judul lagu dari sebuah band lokal asal Indonesia baberapa tahun lalu. Kata “aishiteru” (愛してる) berasal dari frase “aisuru” (愛する) yang dalam bahasa Jepang memiliki arti “untuk mencinta”. Hanya saja, kata “aishiteru” (愛してる) memiliki makna yang dalam dan digunakan dalam bentuk percakapan yang lebih baku ketimbang “aisuru” (愛する).


Kebanyakan orang Indonesia yang masih awam menggunakan kata ini secara asal-asalan untuk mengungkapkan perasaannya. Padahal, kata ini digunakan sangat hati-hati oleh orang Jepang sendiri. Kepribadian orang Jepang yang pemalu dan sangat jarang mengekspresikan perasaan cintanya menjadikan kata “cinta” sangat jarang diucapkan di Jepang.

Bagi orang Jepang, ada beberapa tingkatan dalam mengungkapkan rasa cinta selain menggunakan kata “aishiteru”. Beberapa pilihan kata lain seperti “Suki da” (好き だ), “Koishiteru” (恋してる), dan kata-kata lainnya dianggap lebih pas untuk menggantikan kata “aishiteru” (愛してる) yang memiliki makna lebih berat.

Berikut beberapa ungkapan kata cinta yang biasa digunakan di Jepang selain “aishiteru” (愛してる),



Aksara Kanji
Romaji
Arti dan penggunaan dalam Bahasa Indonesia
好き
Suki da
Aku cinta kamu – digunakan pada pasangan yang bisanya baru menjalin hubungan.
恋してる
Koishiteru
Aku cinta kamu – digunakan pada pasangan yang sudah cukup lama menjalin hubungan / akan masuk ke jenjang yang lebih serius (bertunangan atau menikah)
好き
suki
suka
大好き
daisuki
sangat suka
好きだよ
suki da yo
Aku suka kamu - diucapkan oleh pria
好きよ
suki yo
Aku suka kamu - diucapkan oleh wanita
好きです
suki desu
Suka (kamu) – mengandung makna yang lebih sopan ketimbang mengucapkan “suki” saja.
大好きです
daisuki desu
Sangat suka – maknanya lebih sopan dengan penambahan “desu”, daripada “daisuki” saja

Kesimpulannya, orang Jepang hanya akan mengucapkan kalimat "Kimi wo ai shiteru" ketika sepasang kekasih akan menjejaki hubungan yang serius atau bagi pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun. Jadi, salah besar, jika baru jatuh cinta pada pandangan pertama dan lantas mengatakan “aishiteru”.

*fnsyc

0 tanggapan:

Kumpulan Kalimat Pujian dalam Bahasa Jepang

Kalimat pujian berkaitan dengan esensi untuk “mengakui” suatu hal atau seseorang. Dalam aturan kehidupan yang beradab, manusia cenderung untuk memberikan pujian pada orang lain sebagai bentuk interaksi yang baik. Kalimat pujian terbentuk dari perkataan sederhana dan dapat digunakan dalam berbagai kesempatan. Memuji seseorang akan meningkatkan rasa percaya diri dan membangkitkan semangat, serta menciptakan suasana yang yang lebih hangat dan akrab.


Budaya memberikan pujian ini juga diadopsi dalam peradaban masyarakat Jepang, meskipun sebenarnya orang Jepang kurang suka memuji secara terang-terangan. Lalu, bagaimana cara orang Jepang untuk saling memuji satu sama lain ? Berikut akan kita pelajari bersama tentang beberapa kalimat pujian yang kerap digunakan di jepang,

よ く や っ た ね! (よ く が ん ば っ た ね!)
Yoku yattane! (Yoku Ganbattane!)
Kerja Bagus!

た い へ ん よ く で き ま し た !
Taihen yoku dekimashita!
Kamu sudah berusaha maksimal! Biasanya diucapkan oleh guru kepada siswanya)

す ご い よ
Sugoiyo!
Keren!

さ す が
Sasuga!
Aku terkesan!

す ば ら し い!
Subarashi!
Menakjubkan!

い い プ レ ゼ ン だ っ た ね
ii dattane!
Saya menyukainya (pekerjaan Anda)!

い ま ま で で い ち ば ん よ か っ た よ!
Imamadede ichiban yokattayo!
Ini adalah yang terbaik!

た よ り に し て い る よ!
Tayorini shiteiruyo!
Kamu bisa diandalkan!

こ の ち ょ う し で が ん ば れ
Konochoushide Ganbare!
Pertahankan!

き み は, き が き く ね
Kimiwa kigakikune
Kamu tahu persis apa yang dibutuhkan

じ が お じ ょ う ず で す ね
Jiga ojouzu desune
Tulisan tangan Anda bagus

き み の し ご と は と て も た か く ひ ょ う か さ れ て い る よ
Kimino shigotowa Totemo Takaku hyouka sareteiruyo
Kerja Anda sangat dihargai

レスポンスがはやくてかんしんします
ga hayakute kanshin shimasu
Saya terkesan dengan jawaban ringkas Anda

お い し い お ち ゃ を ご ち そ う さ ま
Oishii ochawo Gochisou sama
Terima kasih untuk secangkir the (ungkapan ini biasanya diucapkan ketika seseorang menjamu kita, baik di rumah atau di restoran sekalipun)

*fnsyc

0 tanggapan:

Bentuk Rumah Tradisional Jepang : Washitsu, Genkan, Sento, dan Washiki

Beberapa diantara kita mungkin sudah sering melihat bentuk-bentuk rumah di jepang melalui serial-serial kartun atau film yang ditayangkan di televisi. Salah satu hal yang mungkin paling kita ingat dari rumah Jepang adalah pada tempat melepas alas kaki dan ruangan serbagunanya, yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Pada faktanya, Rumah tradisional Jepang terbagi menjadi beberapa ruangan utama, diantaranya Area pintu masuk (Genka), Ruang serba guna (Washitsu), Dapur, dan Toilet (Washiki).


Area pintu masuk di rumah Jepang disebut Genkan. Tempat ini juga biasanya menjadi tempat orang melepas alas kakinya. Di Jepang, menggunakan alas kaki dalam rumah diperbolehkan asalkan digunakan khusus dalam rumah. Lantai rumah biasanya dibangun setingkat lebih tinggi dari Genkan.

Washitsu atau ruang serbaguna, adalah ruangan yang beralaskan tatami (sejenis alas berbentuk tikar yang berpetak-petak). Dalam 1 rumah, biasanya tersedia beberapa washitsu dengan 1 washitsu utama. Ruangan ini bisa digunakan sebagai ruang tamu, ruang makan, ruang belajar, atau bahkan kamar tidur. Di salah satu sisi ruangan biasanya ditempatkan sebuah Oshiire (lemari portable) yang disunakan sebagai ruang penyimpanan. Untuk membentuk sekat pada tiap ruangan, digunakan Fusuma dan Shoji. Fusuma adalah sebuah panel berbentuk persegi panjang yang dipasang vertikal pada rel kayu. Fusuma dapat dibuka dan ditutup dengan cara didorong. Shoji juga bentuknya tidak jauh berbeda, hanya saja Shoji dapat ditembus oleh cahaya, sedangankan Fusuma tidak dapat ditembus oleh cahaya.

Dapur di rumah tradisional Jepang terbagi menjadi 2 tipe. Tipe yang pertama menggunakan tungku di atas tanah, sedangkan yang kedua menggunakan tungku yang digantung. Kedua tungku ini sama-sama memanfaatkan kayu bakar. Sedangkan untuk kamar mandi, rumah tradisional jepang kebanyakan tidak memiliki kamar mandi pribadi karena mereka menggunakan kamar mandi umum (Sento) secara bersama pada satu daerah. Meski bersama-sama, tetap dibedakan antara kamar mandi pria dan wanita.

Washiki atau toilet tradisional Jepang berbentuk kloset jongkok yang terbuat dari porselen. Bentuknya berkebalikan dengan kebanyakan toilet jongkok di Indonesia. Di Jepang toilet menghadap ke dinding, sedangkan di Indonesia hadapnya membelakangi tembok. Kloset jongkok ini terbagi menjadi 2, takni yang berada di permukaan lantai dan yang berada di atas lantai yang ditinggikan sekitar 30 cm dari permukaan lantai.

*fnsyc

0 tanggapan:

Mengenang Terjadinya Gelombang Tsunami 4 Tahun Lalu di Jepang

Letak wilayah negara Jepang yang dikelilingi oleh lautan dan berada tepat di atas patahan lempeng bumi membuat Jepang sangat akrab dengan gempa tektonik maupun Tsunami. Pemerintah Jepang bahkan secara khusus telah menggerakkan kesadaran masyarakat akan gempa dan tsunami dengan cara memasukkan materi khusus tentang cara menyelamatkan diri dari gempa di dalam materi pelajaran di sekolah dasar.


Gempa tektonik yang disertai Tsunami di Jepang sudah beberapa kali terjadi, namun yang paling parah baru terjadi tepat 4 tahun lalu yakni di tahun 2011. Gelombang Tsunami kali ini merupakan yang terparah sejak 140 tahun terakhir. Peristiwa ini diawali dengan terjadinya gempa bumi berkekuatan 8,9 SR yang terjadi di hari Jumat siang (11/3/2011). Setelah gempa pertama mengguncang, muncul beberapa kali gempa susulan yang diserta peringatan akan terjadinya Tsunami setinggi 10 meter.

USGS sebagai Badan Survei Geologi milik Amerika Serikat awalnya mengumumkan bahwa gempa tersebut berkekuatan 7,9 SR dan berpusat di kedalaman 24,3 km, sekitar 130 km di sebelah timur Sendai, pulau utama Honshu. Namun tak lama kemudian, USGS meralat pernyataannya dengan mengatakan bahwa gempa yang terjadi berkekuatan lebih besar yakni 8,9 SR. Selain Jepang, ada juga negara tetangga yang berpotensi untuk terancam Tsunami, yaitu Filipina, Taiwan, dan Rusia.

Berikut rekaman video pada menit-menit terakhir menjelang Tsunai di jepang pada tahun 2011 lalu,

Gempa bumi ini tercatat telah merenggut 18.000 nyawa penduduk Jepang. Sebagian besar merupakan korban reruntuhan bangunan akibat gempa serta beberapa korban lain berasal dari kapal yang hanyut, penumpang kereta api yang hilang, dan korban terseret arus air dari bendungan yang jebol akibat gempa. Hal ini belum lagi ditambah dengan kerugian materiil cukup besar yang harus diterima Pemerintah dan penduduk Jepang akibat ribuan rumah yang rusak di perfektur Fukushima dan sekitarnya.

Bencana gempa dan tsunami ini rupanya membawa ancaman lain. Bukan hanya meluluhlantakkan rumah warga, peristiwa ini juga menyebabkan 2 pembangkit nuklir di Jepang rusak parah yakni pembangkit nuklir Fukushima 1 dan 2. Kerusakan sistem pendingin pada kedua reaktor memaksa pihak operator Tokyo Electric Power untuk melepaskan uap radioaktif ke udara demi mengurangi tekanan dari pembangkit. Hal ini mengharuskan Pemerintah Jepang untuk segera mengevakuasi ribuan warga yang bermukim di sekitar area tersebut agar tidak terpapar oleh zat radioaktif yang mengudara. Sementara diwaktu bersamaan, Pemerintah berfokus pada upaya meminimalkan pelepasan radiasi dan menjaga agar masyarakat setempat tetap dalam kondisi aman. Hal ini sudah menjadi risiko yang melekat pada pembangkit nuklir, dimana kesalahan yang bersumber dari human error akan selalu rentan mengancam nyawa manusia.

*fnsyc

0 tanggapan:

Kumpulan Kata Mutiara tentang 'Cinta' dalam Bahasa Jepang

Budaya tradisional Jepang terbentuk dari 3 pengaruh doktrin agama dan filsafat, yakni Shinto, Konghuchu, dan Budha. Ketiga elemen kepercayaan inilah yang kemudian membentuk pandangan kehidupan berbudaya di jepang. Sebagai refleksi dari sejarah dan tradisi, perkembangan seni sastra di Jepang sangat bisa diapresiasi. Penggunaan Pribahasa kerap lebih menjadi pilihan ketimbang mengutarakan suatu hal secara gamblang.



Sebagai konsekuensinya, masyarakat Jepang sangatlah akrab dengan peribahasa dan kutipan. Hal ini menjadi unsur pembangun moral masyarakat berdasarkan kata-kata yang mengandung nilai kearifan dan kebijaksanaan. Dalam urusan cinta, orang Jepang juga lebih suka menggunakan kata mutiara atau peribahasa untuk mengungkapkan suatu hal. Hal ini tak lain karena masyarakat Jepang cenderung suka berteka-teki ketimbang harus mengutarakan suatu hal secara langsung.

Berikut ini adalah beberapa contoh kata mutiara yang mengandung pesan cinta di dalamnya,

好きな人を忘れようとするなんてことは、知らない人を覚えようとするのと同じだ
Suki na hito o wasureyo u to suru nante koto wa, shira nai hito o oboeyo u to suru no to onaji da
"Mencoba untuk melupakan seseorang yang Anda cintai adalah seperti mencoba mengingat seseorang yang belum pernah bertemu"

どんなに愛しているかを話すことができるのは、すこしも愛してないからである
Do n na ni ai shi te i ru ka o hanashi su ko to ga de ki ru no wa , suko shi mo ai shi te na i ka ra de a ru
“Mampu berbicara tentang betapa Anda mencintai seseorang, berarti Anda tidak mencintainya sama sekali”.

愛の光なき人生は無意味である
Ai no hikari naki jinsei wa muimi de a ru
“Hidup ini terasa kurang tanpa cahaya yang disebut cinta".

愛することによって失うものは何もない。し か し、愛することを怖がっていたら、何も得られない
Ai su ru ko to ni yo tte shitsu u mo no wa nani mo na i . shi ka shi , ai su ru ko to o kowa ga tte i ta ra , nani mo e ra re na i
“Tidak rugi mencintai seseorang. Tapi jika Anda takut mencintai, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa”.

真 実 の 愛 は 幽 霊 の よ う な も の だ. 誰 も が そ れ に つ い て 話 を す る が, そ れ を 見 た 人 は ほ と ん ど い な い
Mami no ai wa kasokerei no youna monoda . daremo ga sore ni tsuite hanashi o suru ga , sore o mita hito wa hotondo inai
“Cinta sejati seperti hantu, semua orang membicarakannya, tapi tidak banyak orang telah melihatnya”.

*fnsyc

0 tanggapan:

Nama Jepang yang Keren untuk Anak Perempuan

Sedang mencari nama yang indah untuk si buah hati tercinta? Bagaimana jika mencoba beberapa dalam bahasa Jepang berikut. Selain memiliki arti yang Indah, nama-nama berikut juga mudah dalam pengucapannya. Arti nama yang indah dan mengandung makna feminin berikut sangat cocok untuk Anak perempuan Anda yang lucu dan menggemaskan.

Kali ini kita akan mendata beberapa nama untuk anak perempuan yang dirasa indah secara pengucapan dan artinya. Berikut daftar nama dalam bahasa Jepang yang direkomendasikan untuk anak perempuan,


Nama (Hiragana)
Nama (Romaji)
Arti dalam Bahasa Indonesia
あき
AKI
Lahir di musim gugur
あきな
AKINA
Bunga musim semi
あんだ
ANDA
Keluarga
あい
AI
Cinta
あいか
AIKA
Lagu cinta
あいこ
AIKO
Anak tercinta
あいみ
AIMI
Keindahan cinta
あかね
AKANE
Merah cemerlang
あけみ
AKEMI
Kecantikan, cerah
あきこ
AKIKO
Musim gugur, anak yang cerdas, anak yang berkilau
あまてらす  
AMATERASU
Bersinar di atas langit (nama dewi matahari langit dalam mitologi Jepang).
あまや
AMAYA
Malam hujan
ありす
ARISU
Mulia (Bentuk Alice dalam bahasa Jepang)
あさみ
ASAMI
Kecantikan pagi
あすか
ASUKA
Aroma
あつこ
ATSUKO
Anak pembawa kehangatan
あやか
AYAKA
Warna kelopak bunga
あやこ
AYAKO
Warna
あやめ
AYAME
Bunga iris
あやの
AYANO
Warnaku atau desainku
あゆみ  
AYUMI
Langkah, berjalan
あずみ
AZUMI
Tinggal aman
ちあさ
CHIASA
Seribu pagi
ちえこ
CHIEKO
Anak bijaksana
ちはる
CHIHARU
Seribu mata air
ちかこ
CHIKAKO
Anak yang sangat harum
ちなつ
CHINATSU
Seribu musim panas
ちよこ
CHIYOKO
Anak seribu generasi
えいこ
EIKO
Anak hebat, panjang umur
えみこ
EMIKO
Indah, anak yang tersenyum
えつこ
ETSUKO
Anak yang ceria, gembira
ふみこ
FUMIKO
keindahan berharga
ぎな
GINA
Keperakan
はなこ
HANAKO
Bunga
はるか
HARUKA
Jarak
はるこ
HARUKO
Anak yang lahir di musim semi
はるみ
HARUMI
Kecantikan di musim semi
ひでこ
HIDEKO
Anak hebat
ひかり
HIKARI
Cahaya (Bentuk Feminin dari Hikaru)
ひろこ
HIROKO
Anak yang sejahtera, murah hati
ひろみ
HIROMI
Kecantikan yang melimpah, keindahan disertai kemurahan hati
ひさこ
HISAKO
Anak berumur panjang
ひとみ
HITOMI
Pupil mata (diberikan kepada gadis-gadis dengan mata indah)
いずみ
IZUMI
Air mancur
 

0 tanggapan: