Penginapan Murah dan Nyeleneh di Jepang

Menginap beberapa hari di jepang mungkin akan sangat berbeda ceritanya dengan di Indonesia. Penginapan di Jepang terkenal dengan tarifnya yang luar biasa mahal. Bayangkan saja, untuk menginap semalam di hotel standar, Anda diharuskan membayar minimal ¥ 6,000 (setara Rp 650 ribu) per malam. Tak heran jika Anda akan menemukan orang-orang tidur di pinggir jalan dan emperan toko walaupun mereka berpenampilan rapi. Mahalnya tarif penginapan ini membuat sejumlah pihak memnafaatkan situasi dengan menawarkan tipe-tipe penginapan tidak biasa, terutama bagi para wisatawan mancanegara yang berkantong cekak.


Kali ini, kita akan coba membahas penginapanyang murah sekaligus anti-mainstream yang ada di Jepang.

Rental Office

Rental office biasanya dimanfaatkan para eksekutif di Jepang untuk mengadakan rapat atau pertemuan singkat dengan klien. Baru-baru ini beberapa rental office di Jepang mulai menawarkan fasilitas menginap bagi wisatawan dengan tarif ¥ 500 (setara Rp 50 ribuan) per jamnya.

Minshuku

Minshuku merupakan sebuah penginapan tradisional di Jepang. Penginapan ini tak hanya menawarkan fasilitas standar seperti sarapan dan makan malam, namun Anda juga diperbolehkan untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal yang bertempat tinggal di sekitar lokasi Minshuku. Hanya dengan membayar ¥ 3.000 (setara Rp 320 ribu) per malam, Anda sudah bisa merasakan menginap dengan suasana tradisional jepang sekaligus mendapat hidangan masakan khas Jepang.

Riders’ House

Sesuai dengan namanya, penginapan ini memang diperuntukkan bagi para backpacker yang melancong dengan motor. Tarif penginapan ini ditawarkan mulai dari ¥800 hingga ¥1,500 (setara Rp 80 ribuan hingga Rp 160 ribuan) per malam. Penginapan ini biasanya akan dipenuhi pelanggan pada bulan Mei hingga Oktober.

Karaoke Box

Masyarakat Jepang sangat suka berkaraoke sekedar untuk melepas lelah dan kejenuhan setelah beraktifitas seharian. Bukan hanya berkaraoke, masyarakat Jepang juga memanfaatkan Karaoke Box untuk tidur. Karaoke Box di Jepang biasa disewakan dengan harga ¥ 500 (setara Rp 50 ribuan) permalam, sama dengan Rental Office.

Internet Cafe dan Manga Kissaten

Anda bisa singgah sejenak ke warnet atau Manga Kisaten sebagai alternatif menginap murah di Jepang. Di sana, ada bilik-bilik pribadi yang disewakan bagi para pengguna internet dan pembaca manga dengan kisaran tarif mulai ¥ 800 hingga ¥ 1.500 dengan durasi waktu maksimal 8 jam. Harga ini sudah termasuk fasilitas kamar mandi, minuman soda sepuasnya, dan akses bebas ke semua buku komik yang terpampang di rak-rak sekelilingnya.

Bus Semalam

Di Jepang, bus bisa menjadi sarana pilihan untuk menginap dan tarifnya cukup terjangkau jika dibandingkan dengan hotel yaitu mulai dari ¥ 2.500 per malam (setara Rp 270 ribuan). Dikenal dengan sebutan "yako bus" (夜行 バ ス), mula-mula Anda harus menemukan dimana bus tersebut diparkir. Anda akan dibawa berkeliling semalaman dan akan kembali ke tempat asal di akhir perjalanan.

Hotel Kapsul

Mungkin hanya hotel kapsul yang menjadi satu-satunya penginapan komersil resmi termurah di Jepang. Hotel kapsul ini menawarkan tarif sewa per jam atau permalam bagi para pengunjungnya. Untuk tarif perjamnya dibanderol ¥ 300 - ¥ 600, sedangkan untuk tarif permalam dibanderol ¥ 2.000 hingga ¥ 5.000. Meski terkesan sangat sederhana, namun hotel ini menyediakan fasilitas cukup lengkap di setiap kapsul-kapsulnya seperti Bed single, TV, Radio, Jam Alarm, pengatur suhu, dan Lampu baca. Untuk privasi dan keamanan, tiap kapsul juga dilengkapi tirai dan pintu kecil yang bisa ditutup.

*fnsyc
Share on Google Plus

0 tanggapan: