Ini Alasan Suatu Kata dalam Bahasa Jepang Menggunakan Huruf Kanji Berbeda

Bagi Anda yang tengah mempelajari Bahasa Jepang mungkin selama ini bertanya-tanya, mengapa kata-kata tertentu menggunakan beberapa huruf Kanji yang berbeda? Contoh:

  • Kadang kata-kata ini kerap tertukar: vs
  • Kadang salah satu lebih kuno: vs , vs
  • Kadang kata-kata ini memiliki perbedaan yang halus: vs , vs
  • Kadang berasal dari kata-kata yang berbeda dengan akar yang sama: vs , vs
  • Kadang benar-benar kata yang berbeda: dan
Dalam 2 kasus terakhir, apabila Anda menggunakan salah satu dari kata-kata tersebut ketika berbicara, maka pendengar mungkin akan tahu kata mana yang Anda maksud. Sementara itu pada kasus ketiga, mungkin akan terasa ambigu untuk sebagian besar penggunaan, sedangkan untuk 2 kasus pertama mungkin maknanya akan sangat jelas.
Ini benar-benar keluar dari tumpang tindih Bahasa China dalam Bahasa Jepang. Saat huruf Jepang pertama kali dibuat dari huruf China, mereka harus memetakan kanji untuk kata-kata Jepang yang sudah ada ( ) dan hasilnya bukan dibuat satu per satu.
Dalam banyak kasus, satu kata Jepang menghasilkan beberapa kanji. Misalnya dan akan menjadi kata yang sama, sama seperti dan . Lebih halus, kata-kata seperti dan juga datang dari akar Jepang yang sama.
Dalam kasus lain, salah satu karakter China akan dimasukkan dalam beberapa kata Jepang. Misalkan saja ( ), (), (), () dan (), meskipun ini juga dapat , yang juga bisa diucapkan , tentunya ini akan sangat membingungkan.
Kemudian ada akan menemukan beberapa frase aneh yang dipetakan dalam kanji tunggal, seperti ( + ) dan ( + ). Ada juga contoh pemakaian tunggal di mana beberapa kanji akan dipetakan menjadi sebuah kata Jepang dengan cara kanji tersebut tidak akan pernah dibaca. Contoh: 大人 ( ), 今朝 ( ), 二十 ( ), ternyata dibaca (熟字 ).
Terdapat pula kanji yang dipetakan untuk alasan murni fonetik: 可愛 ( ), ( ), 出来 ( ) yang kemudian dibaca ( ).
Adanya begitu banyak ragam kanji ini ternyata memungkinkan orang-orang Jepang untuk melakukan permainan kata yang tidak bisa ditemukan dalam bahasa lain. Fenomena ini juga membantu menempatkan semua homofon, sinonim, heteronim, dan sebagainya dalam perspektif tertentu.
Share on Google Plus

0 tanggapan: